Mungkin anda pernah mengalami hal ini juga, file-file video yang tidak bisa diputar, tidak bisa di skip/dipercepat pake slider atau membuat player hang ketika diputar. Kenapa file video bisa rusak? Bisa disebabkan oleh proses transfer yang tidak sempurna, misalnya pengcopian dari CD, proses download yang korup karena koneksi terganggu, atau proses capture yang terganggu. Kalau sekedar tidak bisa dipercepat sih mungkin masih bisa ditoleransi, tapi kalau tidak bisa diputar? Wah, ini yang kadang menjengkelkan. “Downloadnya udah nunggu lama, eh malah korup!”. Begitulah kira-kira keluhannya. Apakah semua file video yang rusak bisa diperbaiki? Bisa iya bisa juga tidak, tergantung tingkat kerusakan dan tingkat keberuntungan anda juga. Baca Kelanjutannya…
Memperbaiki File Video Yang Rusak
Merubah Default Home Page dengan .htaccess
Kata orang-orang dulu, salah satu langkah yang tidak boleh terlewatkan dalam membuat situs adalah membuat file index.htm, index.html, atau index.php di direktori root.
Kenapa harus ada file index? Ya, karena file inilah yang pertama kali
ditampilkan ketika orang membuka situs kita, dan di file inilah kita bisa
meletakkan berbagai link (dulu hyperlink) ke halaman-halaman lainnya.
Sebenernya kita bisa menentukan sendiri file mana yang akan menjadi
index dan tidak harus bernama index.htm, index.html, ataupun index.php Untuk menentukan file apa
yang akan menjadi index kita cukup menambahkan baris berikut di .htaccess
DirectoryIndex namafile.ext
Gantilah ekstensi .ext sesuai dengan skrip yang digunakan, misalnya .htm(l) maupun .php.
Kita juga bisa menentukan sekaligus beberapa nama file yang akan menjadi index dengan menuliskannya secara berurutan dalam satu baris dan dipisahkan dengan spasi. Lanjutkan…
Readme.txt
#Sitename: Situs Kamu Situs Aku Juga
#Site Category: Blog
#URL: http://blog.situskamu.com
#Date Created: 11/22/2007
#Owner: Takien
#Website: http://www.situskamu.com/
===================
#Introduction
Selamat datang di blog aku yang tidak seberapa pantas ini.
Semoga anda akan cepat-cepat meninggalkan blog ini untuk kemudian mengunjunginya lagi di kemudian hari. Itu akan lebih baik daripada anda berlama-lama disini dan setelah itu tidak akan pernah balik lagi.
#Disclaimer:
Bilamana anda mendapatkan adanya repost (tulisan perulangan) dijumpai di blog ini bukanlah karena kebetulan belaka namun karena unsur kesengajaan.
First Untitled
Hahahaha… Akhirnya selesai juga, ^_^
Thanx to semua temenku dimanapun berada.
Merubah Register Global On dengan .htaccess?
Beberapa script CMS ada yang mengharuskan kita mengeset Register Global ke posisi On. Namun, karena alasan security, sebagian besar webhosting telah mengeset register global Off, meskipun kita masih bisa mengeditnya dari file php.ini (pada baris, register_globals=on) tapi ada beberapa hosting yang tidak mengizinkan kita mengedit file tersebut.
Untuk mengatasinya kita bisa memasukkan parameter tertentu di file .htaccess (biasa terdapat di root folder situs). Pada file .htaccess tersebut tambahkan baris berikut:
php_flag register_globals on
Trik ini tidak boleh terapkan di server yang menjalankan phpsuexec kecuali anda mau menerima bonus sebesar Rp. 500,- setiap membuka situs. (Maksudnya 500 Internal Server Error
)
Server to Server File Transfer
Hahaha, pusing mo pindah hosting yah? Bagi sebagian orang mungkin akan mengalami kesulitan dalam melakukan transfer file dari hosting lama ke hosting baru. Walaupun sebagian penyedia jasa hosting yang baru biasanya menyediakan jasa transfer file dari hosting lama kita ke hosting mereka secara gratis. Hal ini juga yang ditawarkan ketika aku dulu mau pindah hosting. Tapi masalahnya hosting lama ku tidak menggunakan software cPanel sebagimana yang ada di hosting baru, jadi katanya tidak bisa dilakukan transfer. Aku sendiri sih sebenernya –sampai sekarang– tidak tau bagaimana sebenernya proses transfer antar cpanel tersebut. Dan akhirnya aku memutuskan untuk mengambil cara manual, mendownload file dari hosting lama, kemudian mendownloadnya (gak salah tuh? sepertinya mengupload deh) kembali ke hosting baru.
Hal ini sih sebenernya wajar-wajar saja dilakukan sebatas file yang ditransfer tidak terlalu banyak atau hanya beberapa MB saja. Namun bagaimana jika file-nya cukup banyak? Nah, mungkin layanan file transfer online bisa memberi solusi.
Salah satu situs yang menyediakan fasilitas ini adalah Direct Transfer.
DIRECTRANSFER.NET is the leading service for server to server file transfer and file hosting. Use our cutting edge solutions to i) transfer files from one ftp server to another bypassing your computer’s hard drive; ii) host elaborite file libraries on our servers absolutely free; iii) use http remote uploads to upload files to your account or any ftp server; iv) share your files with others by simply giving them a file permalink; v) host images, embeded videos and other files to meet your web-hosting needs.
Tuh, ternyata masih banyak lagi fitur yang ditawarkan directransfer, tentu saja kita harus melakukan registrasi –gratis– dulu. Bagaimana dengan jaminan kemanan data-data kita? Nah, itu kembali kepada anda masing-masing, kalau kira-kira anda ragu atau data yang akan ditransfer betul-betul penting ya sebaiknya tidak usah. Tapi setidaknya dengan adanya layanan directransfer ini memberi alternatif bagi kita dalam melakukan transfer file antar server.

