Internet Explorer sudah hampir berumur 18 tahun sejak kelahirannya pertama kali pada pertengahan tahun 1995 yang lalu. Bayi yang kelak sempat menjadi premier browser tersebut diasuh oleh seorang ibu muda yang enerjik bernama Windows 95 yang pada akhirnya menjadi premier system operasi juga. Ibu muda ini sangat bangga dengan kemunculan sang bayi, sehingga nama Internet Explorer dengan gagahnya dipasang di startup screen Windows 95 tersebut.
Pada tahun ke enam, tepatnya 2001 Internet Explorer telah mencapai versinya yang ke-6, tentu saja ibu asuhnya yang pertama sudah mati dan digantikan oleh Windows XP yang berparas cantik. Namun sayangnya Internet Explorer yang sudah beranjak dewasa tersebut sepertinya tidak mendapat perhatian lagi dari si induk padahal saat itu pasar sedang membutuhkan browser yang cepat dengan kompatibilitas tinggi.
Pada situasi ini lah, Dave Hyat, seorang programmer Amerika Serikat meneruskan project Mozilla dan melahirkan sebuah Mozilla Firefox versi pertama yang kemudian dengan mudah menggoyahkan posisi Internet Explorer. Dengan adanya fitur-fitur baru yang sebelumnya tidak terdapat di Internet Explorer, tingkat kecepatan dan keamanan yang lebih baik, browser ini mampu memikat banyak penggunanya. Bahkan kelahiran Internet Explorer 7 pun sepertinya tidak begitu mempengaruhi ketenaran Firefox.
Posting ini terinspirasi ketika tadi pagi seorang client di warnet menanyakan keberadaan Internet Explorer di komputer yang dia pakai yang kemudian aku menyarankan untuk menggunakan Mozilla Firefox. Sepertinya dia pelanggan baru, karena sudah sejak sekitar 4 bulan yang lalu warnet kami mulai mengurangi penggunaan Internet Explorer dengan menguninstalnya.
Bukan hanya itu sih, tapi yang lebih menggugah aku untuk memposting ini adalah kisah tragisku bersama Internet Explorer selama dua hari belakangan ini. Ya, aku harus menghabiskan extra waktu ketika membuat layout website, dimana Internet Explorer sangat susah diajak kerjasama.
< Sialan, posting ini dah ter-overwrite dengan draft yang sebelumnya :((>














January 20th, 2008 at 9:35 pm
PERTAMAXXXXXXXXXX….
DI komputer tercinta aku, posisi Internet Explorer udah tergantikan dgn Firefox, yaaaa karena mengunakan browser ini jadi lebih kenceng untuk mengakses situs kebangaan bersama
Ya sutralah….. kayaknya Mas Bill Gates harus mengakui si Firefox
SALAM
[Reply]
January 20th, 2008 at 11:13 pm
yeyy…
hidup Firefox…
tapi walau bagaimanapun, IE masih di perlukan utk testing website
[Reply]
January 20th, 2008 at 11:37 pm
ya bro..
secara para pemain lawas masih setia sama IE..
kalau aku sih dah IEsomnia
[Reply]
January 21st, 2008 at 1:13 am
aku juga dah lama ga pake IE. setiap nemu komputer ga ada firefoxnya, langsung ku instal deh
[Reply]
January 21st, 2008 at 4:59 am
“Ya, aku harus menghabiskan extra waktu ketika membuat layout website, dimana Internet Explorer sangat susah diajak kerjasama.”
hehehehe..
tau gak bro?
http://radio.ppijerman.de bener bener tuh gak bolehin pengunjungnya memakai ie untuk mengaksesnya..
hahaha.. keren kan?..
[Reply]
January 21st, 2008 at 8:08 am
bener2.. ie sial tuh.. ngerusak layout aja.. blog saya waktu dibuka di ie langsung ancur..

[Reply]
January 21st, 2008 at 5:35 pm
jaman gini masih pake ie :))
hehehe..
ie emang saatnya dibuang ke sampah. Capek aku desgin untuk ie. Dia mau menang sendiri. Gak mau ngikuti aturan. Untung aja ada Opera yang nuntut Ms. Moga2 Opera bisa menang.
[Reply]
January 21st, 2008 at 5:55 pm
Betapa bencinya kita dgn IE, tapi masih banyak yang menggunakan IE lho.
[Reply]
April 3rd, 2008 at 7:28 am
maaf saya masih pake IE… dosa gak ya ???? …. :ngacir: … jangan kasih bata merah ya … tunggu ijo ijonya ya :))
[Reply]
September 11th, 2008 at 6:13 pm
ya,,, kita kan kalau mau menggunakan teknologi atau apapun itu, ingin yang cepat tepat kalau kurang lengkap dan lambat ya ditinggal saja,……
[Reply]