rapidleechDari tadi malam aku sibuk nyari-nyari bagaimana cara mentransfer file antar server karena aku mau memindahkan website dari server lama ke server baru. Kalau pun ada yaitu pake directransfer dengan jumlah bandwidth yang terbatas untuk free account nya. Kata boss ian sih katanya bisa menggunakan perintah wget, tapi aku gak bisa menggunakannya karena si putty diblock sama firewall di serper sini :(

Aku sedikit putus asa karena directransfer ternyata hanya bisa mentransfer file dan folder tapi tidak termasuk file/folder yang ada di dalam folder. Sementara file2 yang akan kuntansfer lumayan banyak, dengan file dan sub direktori yang tidak ada kerjaan namanya kalau aku menghitungnya. selain bandwidthnya terbatas, directransfer juga membatasi besarnya file yang ditrasfer, sangat tidak mungkin soalnya ada beberapa foder yang isinya file multimedia yang tidak bisa dikompres.

Pencarianku selama setengah malam usai sudah bukan lagunya kangen band, setelah nemu info tentang rapidleech dari mbahgoogle.com

# Easily transfer files from other servers to your server
# Requires PHP (no MySQL required)
# Currently works with: rapidshare, megaupload, MyTempDir, getfile.biz, webfile.ru
# Loading % transfer bar displaying speed, how much downloaded & % complete
# Cool user interface which runs on 1 php page
# Proxy support
# Send to email support
# Save in x directory
# File manager which stores info such as date added, comments etc.

Tanpa pikir panjang kali lebar aku langsung menuju TKP ke rapidleech.com, walau harus melalu tahap yang paling membosankan, registrasi, gpp deh.. yang penting akhirnya aku dapat mendownload skrip nya yang cukup muat kalau dimasukkan ke disket :D

Langsung ku upload ke serper, tidak perlu instalasi, tidak ada konfigurasi yang berbelit-belit. blah.. sedikitpun tidak sesulit yang kubanyangkan sebelumnya, pokoknya ready to use, grapikal interface nya cukup mudah dipahami dan sangat simple. Langsung deh ku test mentransfer salah satu folder dari serper lama yang udah ku .tar.gz kan yang ukurannya 188MB. Wih, kenapa gak tau dari kemaren kalau ada tool sehebat ini, bayangkan 188MB ditransfer hanya dalam beberapa kejap.

Yang perlu dilakukan hanyalah memasukkan path file yang akan ditransfer di bagian field Link to download, dan kalau perlu menyetting tempat penyimpanan file tersebut, kalau enggak juga gak papa.

Akhirnya kerjaanku selesai juga, kalau tau gini dari kemarin bagusan ku backup aja semua isi cpanel nya, terus ditransfer ke serper baru, pasti gak ada acara keringetan. Masih banyak lagi kegunaan rapidleech, coba aja sendiri dengan resiko sendiri tentu saja, karena tidak semua hostingan membolehkan penggunaan rapidleech. :D

Download rapidleech di sini